Kajian Buya H.M. Jali Sadana Tuanku Sinaro Mangkuto, SH, berjudul "Butiran Hikmah Isra' Mi'raj" mengupas secara mendalam makna spiritual dari peristiwa Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Dalam kajian ini, Buya H.M. Jali Sadana menekankan pentingnya memahami hikmah di balik perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Pokok-pokok Hikmah dari Isra' Mi'raj Beberapa hikmah yang disampaikan dalam kajian ini antara lain: Kedekatan dengan Allah melalui Ibadah Isra' Mi'raj menunjukkan pentingnya ibadah sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Shalat yang diwajibkan pada peristiwa tersebut menjadi tiang agama yang harus dijaga kualitas dan kekhusyukannya. Keutamaan Shalat sebagai Tiang Agama Shalat yang diwajibkan pada malam Isra' Mi'raj menjadi tiang agama yang harus dijaga kualitas dan kekhusyukannya. Hal ini mengingatkan umat Islam akan pentingnya menjaga shalat sebagai ib...
Pengajian Thariqat oleh Buya H.M. Jali Sadana Tuanku Sinaro Mangkuto, SH merupakan salah satu kajian spiritual yang mendalam dalam tradisi tasawuf dan tarekat di Minangkabau. Sebagai pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyah, Buya H.M. Jali Sadana menekankan pentingnya perjalanan spiritual menuju Allah melalui pembersihan hati dan pengamalan ajaran thariqat. Pokok-pokok Ajaran dalam Pengajian Thariqat Dalam pengajian thariqat yang beliau sampaikan, terdapat beberapa pokok ajaran yang menjadi fokus utama: Pembersihan Hati (Tazkiyah al-Nafs) Buya H.M. Jali Sadana mengajarkan pentingnya membersihkan hati dari sifat-sifat negatif seperti iri, dengki, dan kesombongan. Hal ini dilakukan melalui dzikir, muhasabah, dan perenungan diri. Konsistensi dalam Ibadah Beliau menekankan bahwa konsistensi dalam melaksanakan ibadah, terutama shalat, merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengamalkan Ajaran Thariqat dengan Ikhlas Mengikuti ajaran thariqat bukan...
Puasa Tarwiyah dan Arafah Merupakan dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan dilakukan pada bulan Dzulhijjah, terutama bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji. Keduanya termasuk dalam amalan utama yang dicintai Allah SWT dan memiliki keutamaan luar biasa. Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Dilakukan? Puasa Tarwiyah : Dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah Puasa Arafah : Dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah Catatan: Penanggalan Dzulhijjah dapat berbeda tergantung hasil rukyat atau penetapan pemerintah setempat. Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 1. Keutamaan Puasa Tarwiyah Walaupun hadis terkait keutamaannya tergolong lemah (dhaif), banyak ulama tetap menganjurkan puasa ini karena termasuk dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah , yang penuh keberkahan. “Tidak ada hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah selain sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Bukhari) 2. Keutamaan Puasa Arafah Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SA...